Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara

PTA Maluku Utara dan UNKHAIR Adakan Seminar Hukum Nasional


PTA Maluku Utara bekerjasama dengan Universitas Khairun (UNKHAIR) Ternate, Kamis (24/10/2013) melaksanakan Seminar Nasional dengan menghadirkan 2 guru besar dosen Pasca Sarjana  Universitas Brawijaya Malang, Prof. Dr. Thohir Luth, MA dan Dr. Jazim Hamidi, SH, MH.

Seminar yang mengambil tema “Penemuan Hukum” tersebut dilaksanakan di aula rektorat Unkhair dengan dihadiri oleh Rektor dan civitas akademika Unkhair, mahasiswa S2 program study megister Ilmu Hukum, Ketua, wakil Ketua dan para Hakim Tinggi PTA Maluku Utara, Para Ketua, wakil ketua dan hakim, Panitera dan para pejabat fungsionl PA se wilayah PTA Maluku Utara.

Ketua PTA Maluku Utara, Drs. H. Bahruddin Muhammad, SH, MH dalam prakatanya saat membuka Seminar tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Rektor Unkhair dan perangkatnya yang telah memfasilitasi segala sarana dan prasarana sehingga seminar bisa terlaksana. Bahruddin juga mengharapkan kerjasama yang sementara ini berjalan, yakni Praktek Kerja  Lapangan ( PKL)  mahasiswa fakultas hukum Unkhair pada Pengadilan Agama semakin ditingktkan.  “Kedepan kerjasama dalam bentuk lain bisa    juga dilaksanakan, misalnya dalam bentuk penelitian atau penerbitan”, harap kandidat Doktor Universitas Brawijaya ini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada kedua nara sumber yang sudah bersedia meluangkan waktunya untuk memberikan ilmu dan spirit kepada peserta seminar,  khususnya para hakim dalam mengembang tugasnya sebagai pemberi rasa keadilan kepada masyarakat.

Sementara itu, Rektor Unkhair, Dr. Husen Alting, SH, MH dalam sambutannya juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Ketua PTA Maluku Utara atas kepercayaannya bekerjasama dengan Unkhair. Husen yang juga alumni Universitas Brawijaya juga mengucapkan rasa syukurnya atas kehadiran 2 dosennya di Unkhair. “Saya bersyukur, melalui Seminar Nasional ini, pak Ketua PTA bisa mempertemukan saya dengan dosen saya. Seminar ini menjadi Reuni antara  dosen dan mahasiswa karena disini banyak juga alumni Brawijaya”, ungkap Husen.

Dalam paparannya, kedua maha guru tersebut banyak menyinggung degradasi moral yang melanda para penegak hukum belakangan ini, mulai dari Kepolisian, Jaksa, pengacara dan hakim.   Prof. Thohir mengurai bagaimana membangun penemuan hukum yang berkeadilan, sementara Dr. Jazim mengupas persoalan Hermeneutika Hukum.

Mengawali jalannya seminar, Dr. Rizal Kota, SH, MH dosen Fakultas hukum Unkhair yang memandu jalannya seminar mengutip statemen mantan Hakim Agung RI, Mariana Sutadi : “Hukum itu ibarat not lagu, dimana keindahan dari lagu itu sangat ditentukan oleh siapa yang memainkan not lagu itu (dalam hal ini hakim)”.

Dengan pemarapan yang lugas, santai dan diselingi canda, guyonan dan berbagai plesetan, pemaparan kedua maha guru tersebut disambut antusias dan  tepuk meriah peserta seminar. Berbagai tanggapan dan pertanyaan bahkan kritikan terhadap pemberian rasa keadilan yang dilakukan oleh para penegak hukum. Kedua nara sumber sepakat bahwa wajah buram penegakan hukum ini terjadi karena ada sesuatu yang “salah”. Boleh jadi dari produk perundang-undangan yang dibuat oleh orang yang tidak berkompeten yang kemudian menjadi rujukan para penegak hukum, atau  karena sistem rekrutmen yang salah penegak hukum yang salah, dan boleh jadi karena moral penegak hukum yang selalu berorientasi pada materi. Pada posisi ini, kedua pemateri mengharapkan Hakim Peradilan Agama harus mampu tampil beda untuk menjadi tauladan.

 

Diskusi Hukum di Aula Bank Indonesia

 

Usai pelaksanaan seminar, acara dilanjutkan dengan diskusi hukum yang dimotori oleh Forum Silturrahim Hakim, Panitera dan Jurusita di Aula Bank Indonesia, yang hanya dihadiri oleh para hakim tinggi, para hakim, panitera dan panitera muda, panitera pengganti, para jurusita serta pegawai PA se wilyah hukum PTA Maluku Utara.

Diskusi ini menampilkan pemateri  Abu Bakar Gaite, S.Ag, MH (hakim PA Ternate) dan Drs. H. Mardiana Muzhaffar, SH, MH, Wakil Ketua PTA Maluku Utara sebagai nara sumber dengan moderator Drs. Djabir Sasole, MH. (Wakil Ketua PA. Soasio).

Materi diskusi  dengan pokok bahasan “ Permasalahan Intervensi dalam Hukum Acara Pengadilan Agama” tersebut mendapat apresiasi yang luar biasa dari peserta diskusi.   Hakim Tinggi, para hakim dan panitera antusias memberikan masukan dan tanggapan terkait permasalahan intervensi..


1 Komentar

  1. zuhud
    zuhud
    24 Agustus 2017 - 22:07:39 WIB

Tulis Komentar